• Ask a Question
  • Create a Poll
150
Insert Image Size must be less than < 5MB.
    Ask a Question
    Cancel
    150
    More answer You can create 5 answer(s).
      Ask a Poll
      Cancel
      Macam Bacaan Takbir menjelang dan dikala Idul Fitri  Jenis-Jenis Bacaan Takbir Idul Fitri

      Macam-Macam Bacaan Takbir menjelang dan dikala Idul Fitri & Idul Adha

      MENJELANG lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, umat Islam disunahkan mengumandangkan takbir. Takbir yakni kalimah thayibah untuk mengagungkan Asma Allah dengan lafadz “Allahu Akbar” (Allah Mahabesar).

      Takbir yakni salah satu Amalan Sunah Saat Idulfitri (Idul Fitri).

      Pengertian Takbir
      Pada dasarnya membaca takbir yakni sebagain dari dzikir (mengingat Allah SWT) alasannya yakni dengan bertakbir seseorang ingat kepada keagungan atau kebesaran Allah Swt Sang Pencipta Alam.

      Takbir Idul Fitri/Idul Adha
      Pada malam menjelang lebaran, umat Islam biasa melaksanakan “takbiran” atau mengumandangkan takbir di masjid-masjid atau mushola secara bersama-sama.

      Hukum sunah takbir Idul Fitri & Idul Adha antara lain berlandaskan pada QS. Al-Baqarah:185: “Dan hendaklah kau mencukupkan bilangannya dan hendaklah kau mengagungkan Allah (takbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, biar kau bersyukur.”

      Takbir pada malam id, selain menurut perintah Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah:185 di atas, juga dianjurkan Rasulullah Saw:

      Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir “.

      Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (fitri dan adha) alasannya yakni hal sanggup melebur dosa-dosa.

      Dalam kitab Fathul Qarib disebutkan: “Disunnahkan membaca takbir bagi lagi-laki dan perempuan, di rumah maupun di perjalanan, di mana saja, di jalanan, di masjid juga di pasar-pasar mulai dari terbenarmnya matahari malam idul fitri hingga Imam melaksanakan shalat id.

      Waktu takbirnya terutama semenjak menuju lapangan untuk shalat Id hingga simpulan shalat.

      Dari Ibnu Abi Dzi’bin dari Az-Zuhri, bahwa Nabi Saw keluar menuju lapangan pada Idul Fitri. Beliau Saw bertakbir hingga datang di lapangan dan hingga simpulan shalat. Setelah simpulan shalat, dia menghentikan takbir. (HR. Ibnu Abi Syaibah).

      Macam-Macam Takbir
      Lafadz atau bacaan takbir umumnya sebagai berikut:

      اللهُ اكبَرْ, اللهُ اكبَرْ اللهُ اكبَرْ لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُوَِللهِ الحَمْد

      [Alloohu Akbar Alloohu Akbar Alloohu Akbar. Laa ilaaha illalloohu walloohu Akbar. Alloohu Akbar walillaahilhamdu]

      Artinya: Allah Mahabesar Allah Mahabesar Allah Mahabesar. Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Mahabesar. Allah Mahabesar dan segala puji bagi-Nya.

      Lafadz takbir lainnya:

      الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ، وَ الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، و للهِ الحَمدُ

      Lafal takbir ini diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu. (H.r. Ibnu Abi Syaibah; dinilai sahih oleh Al-Albani)

      Kedua:

      الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ، وَ الله ُأَكبَرُ ، و للهِ الحَمدُ

      Lafal ini juga diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu. (H.r. Ibnu Abi Syaibah)

      Ketiga:

      الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، و للهِ الحَمدُ ، الله ُأَكبَرُ و أَجَلُّ ، الله ُأَكبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا

      Takbir ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu. (H.r. Al Baihaqi, dalam As-Sunan Al-Kubra; dinilai sahih oleh Al-Albani)

      Keempat: 

      الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ  كَبِيراً

      Lafal ini diriwayatkan dari Salman Al-Farisi radhiallahu ‘anhu. (H.r. Abdur Razaq; sanadnya dinilai sahih oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar).

      Demikian jenis-jenis atau macam-macam takbir mengagungkan Asma Allah menjelang Idul Fitri dan Idul Adha.

      Dari keterangan di atas, perbedaannya pada panjang-pendek dan antara dua kali “Allahu Akbar” dan tiga kali “Allahu Akbar”. Hakikatnya sama-sama sebagai dzikir mengagungkan Asma Allah SWT. (http://www.risalahislam.com).*

      Comment closed!