Nihrasiyah's Profile
Ustadzah
918
Points

Questions
0

Answers
9

  • Ustadzah Asked on December 28, 2019 in Keluarga.

    Pada dasarnya, Syariat yg Allah turunkan lewat Al Qur’an dan hadits bukan berlaku hanya satu masa atau dimasa Nabi saja, tp berlaku sampai akhir zaman.
    Karenanya, syari’at poligami pun demikian. Hanya saja, praktek poligami ini yg masih banyak dilakukan oleh oknum lelaki yg blm paham apakah bagi dirinya poligami itu masuk dlm hukum Sunnah, mubah, makruh atau haram.
    Jadi hukum ini berlaku sepanjang zaman, dan penentang syariat bukan menjadi tolak ukur syariat ditolak atau diterima. Jazakumullaah khairan

    • 368 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Ustadzah Asked on January 3, 2020 in Keluarga.

    Wahai saudaraku, izin anak perempuan utk menikah mmg pada walinya atau ayahnya. Jika belum diizinkan, carilah wanita lain yg sudah siap utk menikah, ada banyak wanita di luar sana yg harus diselamatkan kehormatannya utk kita nikahi. Kecuali sang calon yg kt sukai tersebut juga mau berjuang utk memohon restu orang tuanya

    • 84 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Ustadzah Asked on January 3, 2020 in Akhlak.

    Apakah tdk sadar maksudnya, tdk menyadari bahwa ucapan itu menyinggung beliau? Jika mmg iya, dan kemudian kt sadari itu menyinggung beliau karena disampaikan pd kita lewat suami atau keluarga terdekat, maka mohon maaf lah, mnt maaf beliau , berikan hadiah kepada beliau, dan mnt nasihat dari beliau. Wallahualam bisshawab

    • 109 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Ustadzah Asked on January 3, 2020 in Muamalat.

    Waalaikumsalm. Chattingan utk urusan apa? Sesungguhnya silaturahmi antara laki2 dan perempuan yg kita lakukan padahal tidak membawa manfaat apapun akan ditunggangi oleh syaithan secara perlahan-lahan, sampai kita merasa mendapatkan rasa nyaman, merasa ketergantungan jk tdk menghubungi dia ,
    Hadits Rasulullah: salah satu ciri kesempurnaan iman seorang Muslim adalah meninggalkan Segala sesuatu yang tidak bermanfaat baginya.
    Dan chattingan antara laki2 dan perempuan dalam kolom chat yg tdk penting hanya utk say hallo, bercanda, dsb juga memenuhi unsur berkhalwat jk tdk ada kepentingan apapun, meskipun secara online. Wallahualam bisshawab

    • 129 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Ustadzah Asked on January 3, 2020 in Keluarga.

    Saudariku, keputusan utk resign tentu saja boleh, dg catatan kt sudah membicarakan hal ini dan mendiskusikan jalan keluar terbaik dg pasangan, sebab masalah ekonomi keluarga tentu masing2 keluarga lebih mengetahui, resign bekerja bukan brrti suami berhenti bekerja dimanapun dan tdk bekerja lagi bukan?
    Ikhtiar menjemput rezeki adalah kewajiban suami, jk saudariku ingin membantu menopang ekonomi keluarga dari rumah jg baik. Wallahualam bisshawab

    • 221 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Ustadzah Asked on December 28, 2019 in Akhlak.

    Waalaikumsalm wr wb.
    Saudariku, tentu tidak mudah menghadapi dan berkhidmat pd suami dg kelalaiannya menjalankan kewajiban sebagai qawwam yg baik bagi keluarga.
    Tapi, dalam Islam, tugas utama suami adalah menjadi tameng bagi istri & anak2nya dr api neraka dan menjadi imam keluarganya sampai ke Syurga.

    Tugas sbg istri adalah taat selama dia tidak menentang perintah Allah. Jika saudari masih mampu bersabar, bertahan sekuat yg saudari bisa. Yg kita harapkan agar suami tersadarkan utk mengambil peran menjalankan kewajibannya bukan?

    Mari kita berbenah mulai dr diri kita sambil terus berdoa agar Allah membuka hatinya. Jika dia minta dilayani, layani sepenuh hati, bahkan tanyakan kepadanya setelah kita menjalankan tugas sbg istri, apakah dia Ridha? Jika dia belum ridha 100% tanyakan kepadanya apa yg harus kita lakukan agar dia benar2 Ridha. lakukan itu setiap hari sambil terus berdoa, karena keikhlasan kita insyaallah akan membuka pintu hatinya. Jika saudari tdk mampu lg bersabar, ajak pihak keluarga utk mendiskusikan masalah keluarga jika dirasa tak ada perubahan dr suami utk mengambil jalan terbaik bagi keluarga agar tidak menzalimi istri dan anak2. Barakalallahulakum

    • 199 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Ustadzah Asked on December 28, 2019 in Fiqih.

    Waalaikumsalm, hukumnya sang istri berdosa dan bahkan dari hadis sahih akan dilaknat oleh malaikat sampai pagi,

    jika istri tidak ada uzur syar’i yg membuat dia tdk bs menjalankan kewajibannya sbg istri.

    Dan suami boleh mendiskusikan ini baik-baik, apakah istri tdk mau Melayani Krn trauma setelah melahirkan, atau terkena syndrome baby blues setelah melahirkan,

    silakan dibicarakan baik2 saat istri sdg tenang. Tapi jk tanpa alasan, maka suami berhak memberikan teguran kpd istri.

    • 176 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Ustadzah Asked on January 3, 2020 in Akhlak.

    Jika orgtua tdk merestui pernikahan saudara Krn alasan yg tdk syar’i , maka ikhtiarkan utk memberikan penjelasan dan yakinkan ortu via org2 terdekat yg beliau percaya nasihatnya.
    Namun jk tdk direstui karena alasan yg jelas bahwa mmg tdk baik secara syariat atau kondisi calon yg mmg dinilai belum pantas mendampingi saudara, ikuti nasihat orang tua meskipun kita sgt mencintai calon pilihan kita, sebab org tua senantiasa ingin yg terbaik untuk anak2nya. Wallahualam bisshawab

    • 206 views
    • 1 answers
    • 0 votes
  • Ustadzah Asked on January 3, 2020 in Keluarga.

    Saudariku, sampailah secara baik2 pada mertua hasil dari usaha yg telah saudari lakukan bersama suami, ikhtiar apa saja yg sudah dilakukan, bila mmg hasil pemeriksaan dokter bahwa kondisi saudari baik2 saja, tunjukkan bukti pemeriksaan pd mertua. Sebab masalah anak adalah hal prerogatif Tuhan semata, meskipun kedua pasangan dinyatakan sehat, lebih mudah lagi sampaikan kpd suami utk bekerjasama menyampaikan hal ini pada org tuanya,
    Smg Allah memberikan keturunan yg berkah kepada keluarga saudari, allahumma aamiiiin insyaallah

    • 215 views
    • 1 answers
    • 0 votes