Akidah-featured-ImanNo Comments

default thumbnail
adalah perilaku dasar seorang muslim yang menyebabkan Allah sebagai satu Pengertian Tauhid dalam Islam: Keesaan Tuhan

Tauhid adalah perilaku dasar seorang muslim yang menyebabkan Allah sebagai satu-satunya Dzat yang berhak disembah dan dipatuhi segara perintah dan larangan-Nya.

Tauhid juga menyebabkan seorang muslim hanya menyebabkan Allah Swt sebagai tujuan.

Secara harfiyah, tauhid berasal dari akar kata ahad yang artinya “satu”, yakni Tuhan yang satu, tiada Tuhan selain-Nya (keesaan Allah).

Secara bahasa, tauhid artinya keesaan Allah SWT. Kalimat Tauhid berbunyi Laa Ilaaha Illaallaah (tiada Tuhan selain Allah).

adalah perilaku dasar seorang muslim yang menyebabkan Allah sebagai satu Pengertian Tauhid dalam Islam: Keesaan Tuhan

Tauhid Inti Ajaran Agama Allah

Tauhid menjadi inti pedoman agama para nabi dan rasul, semenjak Nabi Adam a.s. sampai Nabi Muhammad Saw sebagai nabi dan rasul terakhir, tidak ada lagi nabi/rasul setelahnya.

“Dan bahwasanya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu” (QS. An-Nahl: 36).

“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku”. (QS Al Anbiyaa’ : 25).

“Padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS At Taubah: 31)

“Maka sembahlah Allah dengan memurnikan keta`atan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang higienis (dari syirik).” (QS Az Zumar: 2-3).

 “Padahal mereka tidak disuruh kecuali biar menyembah Allah dengan memurnikan keta`atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus” (QS Al Bayyinah: 5).

Tauhid yaitu penopang utama yang menawarkan semangat dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah. Orang yang bertauhid akan berinfak untuk dan hanya sebab Allah semata.

Macam-Macam Tauhid

Tauhid terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Tauhid Rububiyah, Tauhid Uluhiyah, dan Tauhid Al Asma Was Shifat.

1. Tauhid Rububiyyah.

Tauhid Rububiyyah adalah keyakinan bahwa Allah-lah satu-satunya pencipta dan pemelihara alam semesta; bahwa Allah yaitu Rabb, Raja, dan Pencipta semua makhluk, dan Allahlah yang mengatur dan mengubah keadaan mereka.

 “Segala puji bagi Allah yang telah membuat langit dan bumi dan Mengadakan gelap dan terang” (QS. Al An’am: 1).

2. Tauhid Uluhiyyah.

Tauhid Uluhiyah yaitu keyakinan bahwa Allah-lah satu-satunya yang berhak disembah dan dimintai pertolongan.

“Hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan” (Qs. Al-Fatihah: 5).

3. Tauhid Al Asma’ was Sifat

Tauhid Al Asma’ was Sifat  adalah keyakinan bahwa hanya Allah yang mempunyai nama dan sifat yang sesuai dengan yang Allah memutuskan bagi diri-Nya dalam Al Qur’an dan hadits, yakni Asmaul Husna.

“Hanya milik Allah nama-nama yang husna, maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya” (QS. Al A’raf: 180). Wallahu a’lam. Disarikan dari banyak sekali sumber.

Demikian ulasan ringkas mengenai pengertian tauhid. Wallahu a’lam bish-shawabi.  (www.risalahislam.com).*

Comment closed!