Apakah Masturbasi Membatalkan Puasa?

Salam Ustadz, apakah masturbasi membatalkan puasa? teman saya mengatakan ada yang berpendapat tidak membatalkan. apakah benar ustadz?

Asked on March 18, 2020 in Puasa.
Add Comment
1 Answer(s)

Masturbasi dalam bahasa fiqih disebut dengan istimna’. Istimna’ merupakan salah satu pembatal puasa menurut jumhur ulama. Madzhab Syafii’ Maliki, Hambali dan kebanyakan ulama Hanafi mengatakan istimna’ membatalkan puasa karena mengeluarkan seperma dengan sengaja.  sebagaimana disebutkaan imam Nawawi dalam kitab al-Ma’mu:

إذَا اسْتَمْنَى بِيَدِهِ وَهُوَ اسْتِخْرَاجُ الْمَنِيِّ أَفْطَرَ بِلا خِلافٍ عِنْدَنَا

“jika seseorang melakukan masturbasi dengan tanganya (menyengaja mengeluarkan mani) maka ia batal (puasanya) tanpa ada perbedaan pendapat di kalangan madzhab syafii.

Alasanya adalah karena masturbasi merupakan melakukan “percumbuan”  tanpa jimak dengan dirinya sendiri, maka hukumnya sama dengan melakukan percumbuan dengan istri tanpa jimak dalam masalah membatalkan puasanya. Bahkan masturbasi hukumnya haram sedangkan percumbuan dengan istri tidak haram hukum asalnya. maka jika bercumbu dengan istri tanpa jimak kemudian keluar mani hukumnya membatalkan puasa, terlebih lagi masturbasi yang hukumnya haram.

terdapat pendapat yang mengatakan tidak batal. yaitu pendapat Abu Qasim dari madzhab Hanafi. dengan beralasan bahwa masturbasi bukanlah jimak. maka tidak bisa disamakan dari sisi hukum membatalkan puasa. meskipun masturbasi hukumnya haram.

Meskipun ada pendapat yang mengatakan tidak membatalkan puasa maka seharusnya kita hindari. karena bulan puasa adalah bulan pelatihan menahan syahwat. termasuk masturbasi.

Allahu A’lam

Ustadz Answered on March 22, 2020.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.