Apakah Niat Mandi Wajib Boleh Tidak Dilafazkan?

apakah bisa mandi wajib hanya niat dalam hati tanpa melafaznya?

Sahabat Kepo Asked on February 4, 2016 in Fiqih.
Add Comment
1 Answer(s)

Assalamu ‘alakum warahmatullahi wabarakatuh, 

Para ulama sepakat bahwa niat adalah urusan hati bukan lisan. Niat adalah apa yang ditekadkan di dalam hati seseorang tatkala memulai mengerjakan suatu ibadah.

sebagian ulama ada pula yang membolehkan niat untuk dilafazkan, khususnya jika dalam kondisi was-was. Di antara lafaz niat sebelum mandi janabah yang disebutkan dalam kitab-kitab fiqih sebagaimana berikut:

نَوَيْتُ لبغُسْلَ لِرَفْعِ الحَدَثِ

Aku berniat untuk mandi dalam rangka mengangkat janabah

Dalam hal melafazkan niat ini, ulama juga sepakat bahwa hal tersebut bukanlah syarat sahnya sebuah niat. Sebab, orang yang lidahnya tidak mengucapkan lafadz itu, asalkan hatinya berketetapan untuk melakukan ibadah ritual mandi janabah, dia dikatakan sudah berniat.

Dasar dari ketentuan bahwa suatu ibadah itu harus diawali dengan niat adalah hadits berikut:

إنما الأعمال بالنيات (متفق عليه). ا

“Semua perbuatan itu tergantung dari niatnya.”
(HR Bukhari Muslim).

untuk lebih lengkapnya pembahasan ini ada di buku:

Praktik Mandi Janabah Rasulullah Menurut 4 Madzhab

https://www.rumahfiqih.com/pdf/pdf/129.pdf

Ustadz Answered on August 25, 2019.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.