Benarkah Game PUBG Haram dan Harus Dicambuk?

Assalamualaikum wr wb,   Ustadz, saudara saya pemain game PUBG. Hampir setiap hari bermain dengan teman-temannya.   Apakah benar game PUBG haram dan harus dihukum cambuk?   Dan bagaimana cara agar saudara saya tidak kecanduan game PUBG atau sejenisnya?   Terima kasih

Sahabat Kepo Asked on June 22, 2019 in Remaja.
Add Comment
1 Answer(s)

Meski ada banyak kalangan menyatakan madharat dari game ini, namun belum ada yang bisa membuat batasan pada titik mana saja kemadharatannya.

Yang tidak sabaran biasanya langsung digeneralisir begitu saja, pokoknya haram. Dia tidak mau pusing-pusing dengan printilannya.

Ibarat dokter rada males mencari titik masalah penyakit, langsung saja kasih obat anti biotik, biar semua kuman dan bakteri mati total, mau dia baik atau jahat, poloknya bunuh total.

Mirip guru di sekolah atau kiyai di pesantren, karena tidak punya kemampuan untuk mengajarkan cara menggunakan hp sebagai teknologi bebas nilai agar menjadi hal yang positif, maka dilakukan penyederhanaan masalah, yaitu larang saja siswa atau santri bawa hp.

Sedangkan yang positif adalah bagaimana bisa memberikan solusi alternatif bagi mereka yabg gemar main game semacam itu dengan game yang tidak kalah serunya, namun punya nilai positif.

Alternatif kedua ini rata-rata pada menyerah tanpa syarat, sebab tidak mampu mengantisipasinya. Akhirnya pakai cara sederhana, keluarkan fatwa haram.

Hasilnya?

Yang aslinya tidak suka main game, pasti tidak akan main game. Tapi yang aslinya hobi main game, tetap saja terus main.

Kalau pun ada dampak negatif, yaitu timbul tindakan kriminalitas, tetap saja perlu diteliti lebih jauh. Sejauh mana main game kekerasan itu berdampak pada naiknya angka kriminalitas dan kekerasan?

Kita tanya saja kepada para pelaku kasus kriminalitas, apakah Anda jadi penjahat hanya gara-gara doyan main game online?

Atau sebaliknya, justru main game online kekerasan malah jadi semacam penyaluran, dari pada melakukan kekerasan di alam nyata yang berdampak hukum, maka cukup dilakukan di alam maya saja, yang tidak ada kaitannya dengan hukum.

Membunuh, merampok, memperkosa dan membakar di dalam game tidak akan membuat pelakunya masuk penjara. Kalau pun masuk penjara, penjaranya ada di dalam game itu sendiri.

Kalau pun mau dicambuk, dicambuknya di dalam game. Karena kejahatannya dilakukan di dalam game.

Yang jadi urusan hukum apabila melakukan kejahatan di alam nyata.

Wassalam

Ustadz Answered on June 25, 2019.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.