• Ask a Question
  • Create a Poll
150
Insert Image Size must be less than < 5MB.
    Ask a Question
    Cancel
    150
    More answer You can create 5 answer(s).
      Ask a Poll
      Cancel

      Bolehkah Berdoa Dipersatukan di Surga?

      Assalamualaikum ya Akhi ya Ukhti

      Saya mau bertanya, apakah boleh seorang wanita yang tidak menikah lalu berdoa disatukan ketika di syurga bersama laki laki yg ia cintai di dunia? diketehui laki laki ini juga belum menikah dikarenakan ia telah di panggil Sang Maha Kuasa..

       

      Terimakasih akhi / ukhti. Mohon di jawab 🙏

      Asked by Anonim on October 6, 2019 in Umum.
      1 Answers
      Ustadz

      Wa alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh

      Bismillah walhamdulillah wasshalaatu wassalaamu ala rasuulillah, wa ba’du;

      Pada dasarnya, seseorang dibolehkan berdoa meminta apa saja demi kebaikan dunia dan akhiratnya. Mulai dari hal-hal yang penting seperti urusan jodoh atau pasangan, sampai hal kecil yang sering dipandang remeh, pun sah-sah saja kita meminta itu pada Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Mengabulkan Doa.

      Sebagaimana Allah swt berfirman,

      وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

      “Allah swt berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku ijabahi setiap doa dan pintamu.” (QS. Ghafir: 60).

      Hanya saja perlu kita pahami bahwa Allah swt berhak mengabulkan doa seperti yang kita minta atau menggantinya dengan kebaikan lainnya. Bersyukur ketika pinta kita dikabulkan, dan tidak berputus asa apalagi berprasangka buruk kepada-Nya jika tak serupa seperti yang didamba; adalah sikap bijak kita terkait doa-doa yang dipanjatkan.

      Dari Abu Said al-khudri ra, Nabi Muhammad saw bersabda,

      مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ، وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ، إِلَّا أَعْطَاهُ اللهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ: إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ، وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا

      “Setiap muslim yang berdoa kepada Allah –selama bukan doa yang mengandung dosa atau memutus silaturahmi– pasti akan Allah swt ijabahi permohonannya dengan salah satu dari 3 bentuk; Allah swt segerakan doanya, atau Allah swt simpan doanya untuk diberikan ketika di akhirat, atau Allah swt selamatkan dirinya dari musibah yang semisal dengan apa yang dia minta.” (HR. Ahmad 11133).

      Meski boleh, namun saya rasa doa saudari kurang tepat. Sebab, jika hal ini dibiarkan, anda selamanya akan tertawan oleh bayangannya -yang sebenarnya berasal dari hati dan pikiran anda sendiri- dan bisa terjerumus ke dalam hal yang kontra produktif bahkan yang terlarang dalam agama. Misalnya, anda selalu membayangkannya, berdua dengannya, atau sampai memutuskan tidak menikah sama sekali.

      Maka jika boleh memberi saran; kenapa saudari tidak berusaha untuk melupakannya untuk kemudian menyiapkan diri, berdoa dan menjemput jodoh anda di dunia? bisa jadi Allah swt telah menyiapkan seseorang yang lebih baik darinya bagi anda, di dunia dan di akhirat. Hal ini saya rasa lebih bisa untuk menjaga hati dan diri saudari.

      wallahu a’lam.

      Answered by Wildan Jauhari on March 25, 2020.