Bolehkah Membayar Hutang Puasa Dengan Fidyah?

Answered

Assalamualaikum ustadz, bagi yang muda, bolehkah membayar hutang puasa dengan fidyah?

Asked on April 18, 2020 in Puasa.
Add Comment
1 Answer(s)
Best answer

Waalaikumsalam warahmatullah,,,

Alhamdulillah, Allahumma Shalli ala Muhammad, Amma ba’du.
seseorang yang meninggalkan puasa Ramadhan maka wajib baginya untuk menggantinya. baik meninggalkan karena ada alasan syar’i ataupun meninggalkan dengan sengaja. karena kewajiban tidak akan hilang kecuali dengan menunaikan penggantinya.
hanya saja memang ada dua cara mengganti puasa ramadhan yang pernah ditinggalkan.
1. Qadha.
Qadha hukumnya wajib bagi siapa saja yang masih mampu untuk melakukan puasa. bagi yang sakit maka silahkan diqadha saat sudah sembuh. bagi yang musafir maka silahkan diqadha ketika sudah muqim, bagi yang hamil atau menyusui silahkan qadha puasa ketika sudah tidak hamil dan menyusui. hanya saja bagi ibu hamil dan menyusui bisa jadi ada kewajiban lain selain qadha. yaitu bayar fidyah ketika ia tidak berpuasa karena menghawatirkan anaknya saja tanpa khawatir akan dirinya.
intinya bagi siapa saja yang masih mampu menggantinya di hari lain, maka wajib mengqadhanya dan tidak diperbolehkan untuk hanya membayar fidyah.
2. Fidyah
seseorang yang diperbolehkan untuk membayar fidyah saja sebagai ganti puasa hanyalah mereka yang sudah tua tidak mampu puasa lagi, ataupun orang sakit yang tidak diharapkan kesembuhanya. dan juga bagi mereka yang meniggal dalam keadaan masih memiliki hutang puasa.
sebagaimana disebutkan dalam matan abi syuja’:

متن أبي شجاع المسمى الغاية والتقريب (ص: 19)
ومن مات وعليه صيام من رمضان أطعم عنه لكل يوم مد والشيخ إذا عجز عن الصوم يفطر ويطعم عن كل يوم مدا

“Barang siapa yang meninggal dan masih memiliki hutang puasa ramadhan, maka (kaffarahnya) memberi makan (fidyah) setiap satu hari satu mudd. dan bagi orang tua yang sudah lemah dan tidak mampu puasa, maka silahkan tidak puasa kemudian sebagai gantinya ia memberi makan (fidyah) setiap satu hari satu mudd.

Itulah dua cara untuk mengganti puasa yang pernah ditinggalkan. bagi yang masih mampu berpuasa maka wajib mengqadhanya dan tidak diperbolehkan hanya fidyah saja.
Allahu A’lam

Ustadz Answered on April 21, 2020.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.