Bolehkah Membayar Zakat Fitrah Diawal Ramadhan?

Assalamualaikum warahmatullah, bolehkah membayar zakat fitrah diawal Ramadhan? Terima kasih

Asked on May 24, 2021 in Zakat.
Add Comment
1 Answer(s)

Wa’alaikum salam wr wb
Bismillahirrahmanirrahim…

Sebelum kita membahas boleh atau tidaknya membayar zakat di awal Ramadhan, perlu kita ketahui bahwa waktu penunaian zakat fitrah ada dua:
Yang pertama, waktu afdhal atau waktu utama.

Yaitu di pagi hari raya idul fitri, sebelum shalat ‘ied dilaksanakan. Yang ini, tak ada perdebatan di kalangan ulama.

Kedua, waktu boleh.
Waktu mulai bolehnya mengeluarkan zakat fitrah. Waktu inilah yang diperdebat oleh pada ulama :

Pendapat pertama, dimulai sejak dua hari sebelum ‘ied.
Mereka berdalil dengan hadis dari sahabat Abdullah bin Umar ra, beliau menceritakan,

وَكَانُوا يُعطُونَ قَبلَ الفِطرِ بِيَومٍ أَو يَومَينِ

Para sahabat dahulu biasa menunaikan zakat fitri sehari atau dua hari sebelum hari raya. (Riwayat Bukhari no. 1511)

Sebagian ulama juga ada yang berpendapat boleh ditunaikan tiga hari sebelum ‘ied. Sebagaimana tertulis dalam kitab Al-Mudawwanah (1/385), Imam Malik berkata,

أخبرني نافع أن ابن عمر كان يبعث بزكاة الفطر إلى الذي تجمع عنده قبل الفطر بيومين أو ثلاثة .

Nafi’ mengabarkan kepadaku bawah Ibnu Umar membayarkan zakat fitri untuk orang-orang yang serumah dengan beliau, dua atau tiga hari sebelum hari raya idul fitri.

Pendapat ini adalah dipegang oleh Mazhab Maliki dan Hambali. (Lihat : Majmu’ Fatawa beliau (14/216)

Pendapat kedua, boleh ditunaikan sejak awal ramadan.

Alasannya:
Karena sebab wajib mengeluarkan zakat fitrah itu dua : puasa dan Iedul fitri. Bila salah satu dari kedua sebab ini ada, maka boleh menyegerakan penunaian zakat fitrah. Sebagaimana boleh menyegerakan penunaian zakat mal, setelah terpenuhi nisab, padahal belum sempurna satu tahun (haul).

Ulama yang memilih pendapat ini adalah Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i. (Lihat : Al-Umm 2/75, Al-Majmu’ 6/87, Bada-i’ As-Shonaa-i’ 2/74).

Pendapat ketiga, boleh dibayar sejak awal tahun (penanggalan Hijriah).

Alasannya: Karena zakat fitrah adalah zakat. Sehingga ia sama dengan zakat mal yang boleh disegerakan penunaiannya kapanpun.
Sebagian ulama mazhab Hanafi dan Syafi’i memegang pendapat ini.

Mana Pendapat yang paling Kuat?
Pendapat yang paling kuat adalah pendapat pertama, zakat fitrah boleh ditunaikan sejak dua atau tiga hari sebelum hari raya idul fitri.

Hal ini karena dua alasan berikut :

Pertama, sebab disyariatkan zakat fitrah adalah hari raya idul fitri.

Hal ini tampak dari penamaan zakat ini, “Zakat Fitri”.

Yang dimaksud sebab zakat fitrah di sini adalah, waktu penunaian zakat fitrah. Yaitu saat tiba hari raya idul fitri. Para ulama mengistilahkan ini dengan,

إضافة الشيء إلى وقته

Penisbatan sesuatu kepada waktunya.

Kedua, tujuan dari zakat fitri adalah, membantu para fakir miskin memiliki ketersediaan makanan pokok di hari raya idul fitri.

Nabi Saw bersabda:
زكاة الفطر طهرة للصائم من اللغو والرفث وطعمة للمساكين, مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ، فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ، وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ

“Tujuan zakat fitri adalah, adalah untuk membersihkan perbuatan sia-sia dan rafats yang dilakukan oleh orang yang berpuasa. Dan sebagai makanan untuk orang-orang yang miskin. Siapa yang menunaikannya sebelum shalat Idul fitri maka itulah zakat yang diterima. Namun siapa menunaikannya setelah shalat Idul fitri, maka itu hanya bernilai sedekah biasa.” (HR. Abu Daud, Shahih Abi Daud: 1427)

Jadi kesimpulannya, waktu yang paling tepat untuk menunaikan zakat fitrah adalah mendekati perayaan Idul Fitri.

Wallahu a’lam

Ustadzah Answered on May 24, 2021.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.