• Ask a Question
  • Create a Poll
150
Insert Image Size must be less than < 5MB.
    Ask a Question
    Cancel
    150
    More answer You can create 5 answer(s).
      Ask a Poll
      Cancel

      Cara Agar Sembuh Dari Penyakit Gay

      Assalamualaikum ustadzah, bagaimana agar sembuh dari penyakit gay?

      Asked by Anonim on November 30, 2020 in Remaja.
      1 Answers
      Ustadzah

      Wa’alaikum salam wr wb
      Bismillahirrahmanirrahim…

      Tidak ada satu penyakit pun yang ditimpakan kepada manusia kecuali ada penawarnya… (al hadits)

      Termasuk kesadaran untuk mencari obat, itulah obat yang sesungguhnya. Yang pertama sekali harus dilakukan adalah taubat nasuha. Memohon ampun kepada Allah atas segala dosa. Semua perbuatan yang tidak diridhaiNya tersebut terjadi karena diri kita. Akibat dari perbuatan dan kesalahan kita. Allah Ta’ala berfirman,

      وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ

      “Dan musibah apapun yang menimpamu, maka itu adalah akibat dari ulah tanganmu sendiri.” (As Syura: 30).

      Berdoa disembuhkan dari penyakit gay.

      يُسْتَجَابُ لأَحَدِكُمْ ما لم يَعْجَل، يقول: دَعَوْتُ فلم يُسْتَجَبْ لي

      “Doa kalian pasti akan dikabulkan, selama ia tidak terburu-buru, yaitu dengan berkata: aku telah berdoa, akan tetapi tidak kunjung dikabulkan.”  (Muttafaqun ‘alaih)

      Penyakit tersebut sangat bahaya efeknya bagi internal dan eksternal.
      Setelah bertaubat, bangun hubungan dekat dengan Allah Swt. Dan harus yakin bahwa gay itu adalah perbuatan yang menyimpang. Takut dan malu sama Allah yang telah menciptakan dan memberi oksigen, tapi masih melakukan perkara maksiat, yang seharusnya tidak layak dilakukan oleh manusia yang berstatus “hamba”.

      Menyadari bahwa gay adalah dosa besar dan dilaknat pelakunya

      Allah Ta’ala berfirman,

      وَلُوطًا إِذْ قالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفاحِشَةَ وَأَنْتُمْ تُبْصِرُونَ (٥٤) أَإِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّساءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ (٥٥)

      “Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika ia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji itu sedang kamu melihat(nya). Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan mendatangi wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak dapat mengetahui (akibat perbuatanmu).” ( An-Naml 27:54-55)

      Ibadah yang baik dan konsentrasi bisa menjauh dari perbuayan gay, kalau shalat kacau, pikiran juga kacau dan menyebabkan susah berhenti dari perbuatan tersebut.

      Melakukan olahraga seperti lari, joging dan bersepeda secara rutin untuk mengalihkan dunia yang tidak pantas dilakukan.

      Kalau belum bisa juga, menurut Psikolog harus rehabilitasi, karena gay itu adiktif, buat kecanduan seperti kecanduan alkohol.

      Dan cara yang lain menurut kedokteran dan psikologi:

      1. Menjauhi segala macam yang berhubungan dengan gay, dari teman, klub, aksesoris, bacaan dan lain-lain.

      2. Menyadarkan diri bahwa gay adalah perbuatan yang menjijikkan dan penyakit kotor yang harus disembuhkan.

      3. Mensugesti diri dengan mengatakan: “Saya bukan gay”, “Hay menjijikkan”, “Saya suka perempuan”

      4. Terapi hormon

      Jika diperlukan dengan bimbingan dokter, bisa dilakukan terapi hormon secara berkala untuk lebih bisa menimbulkan sifat laki-laki

      5. Menjauhi bergaul dengan laki-laki yang menarik hati untuk melakukan hal tersebut.

      6. Jangan sering menyendiri, minta dukungan keluarga dan orang terdekat serta tetap bergaul dengan masyararat.

      Rasulullah Saw bersabda,

      إن الشيطان مع الواحد، و هو من الاثنين أبعد

      “Sesungguhnya syaithan itu bersama orang yang menyendiri, sedangkan ia akan menjauh dari dua orang.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Al Albani)

      7. Menjauhi makanan yang haram

      Karena makanan bisa berpengaruh terhadap sifat manusia. Sebagaimana perkataan Ibnu Sirin, “Tidaklah ada binatang yang melakukan perilaku kaum Nabi Luth selain babi dan keledai.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ad Dunya dalam kitab Zammul Malaahy)

      Semoga Allah mudahkan, kalau Allah saja mampu kita khianati, siapa lagi yang harus kita patuhi aturannya, setiap yang dilarang pasti mendatangkan mudharat yang sangat berbahaya, selamat berproses dan lawan ujian itu dengan tegas memerangi hawa nafsu sendiri. Jangan biarkan nafsu menjadi raja bagi raga. Sungguh tidak pantas dan betapa hinanya kita kalau masih terkalahkan dengan nafsu. Rebut cinta Allah dan berguru pada guru yang paham agama sehingga jejak fantasi tentang gay memudar dan menghilang.

      Wallahu a’lam bis shawab

      Answered by Syarifah Rahmi on November 30, 2020.