Hak dan Kewajiban Ibu Tiri dan Ayah Tiri

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh… maaf saya mau bertanya 

1. tentang hak dan  kewajiban ibu tiri terhadap anak tiri saat ayah kandung anak meninggal ?

 

2. Hak dan kewajiban Ibu kandung san ayah tiri si anak saat menikah lagi ?

 

Mohon beri penjelasan Terima kasih

Asked on June 16, 2020 in Nikah.
Add Comment
1 Answer(s)

Wa’alaikum salam wr wb
Bismillahirrahmanirrahim,

Tidak ada beda ibu tiri dengan ibu kandung, Ibu Tiri sama Mulianya sebagaimana Ibu Kandung

Ibu tiri bukanlah ibu sampingan. Jika ibu tiri berbuat sebagaimana ibu kandung memperlakukan anak-anak dan keluarganya dengan baik tentunya akan membawakan kemuliaan, kebaikan di dunia dan akhirat, selayaknya ibu kandung yang juga bertugas dan berkewajiban seperti itu untuk anak-anak dan keluarganya.

Islam tidak pernah memandang rendah ibu tiri melainkan mengangkat derajat seseorang bukan karena statusnya, akan tetapi dari bagaimana perilaku, moral, dan amaliah yang dilakukan. Sebagaimana kita ketahui di zaman hari ini tidak selalu ibu kandung berbuat baik terhadap anaknya. Untuk itu, di mata Allah adalah amaliah, bukan hanya status atau kedudukannya. Dengan keihlasan hati tentunya perbuatan baik akan lebih bernilai di hadapan Allah. Untuk itu perlu kiranya mengetahui ciri-ciri orang yang tidak ikhlas dalam beribadah kepada Allah, agar bisa lebih ikhlas dan sabar beribadah.
Ketika ayah meninggal, apakah sama hak dan kewajibannya seperti sebelumnya?

Sama kewajiban Ibu Tiri terhadap Anak dan Keluarganya

Seorang ibu tiri yang berstatus seorang istri dari suami yang telah memiliki anak tentunya berkewajiban pula untuk berperan sebagai ibu bagi anak-anaknya. Walaupun ibu tiri bukanlah ibu kandung, perbedaannya pada sisi mengandung, melahirkan, dan menyusui, maka itu ia tetap berperan dan berkewajiban untuk menjalankan tugas dan fungsi orang tua sampai kapanpun itu.

Orang tua sebagaimanapun kesibukan dan status nya, ia tetap berkewajiban untuk mendidik anak-anaknya. Memberikan pengarahan yang benar, memberikan pengetahuan, membentuk moral dan karakter pada anak-anaknya. Jika anak-anaknya sudah dewasa ia pun tetap bertugas untuk menjaga anak-anaknya dari pandangan yang salah.

Maka, tugas dari seorang ibu tiri adalah :

1. Memberikan pendidikan pada anak

2. Menjaga, melindungi, dan memberikan kasih sayang seorang ibu

3. Memperlakukan anak lemah lembut, tidak emosi, dan menganggap anak bukan bagian dari kewajibanya, karena sifat marah dalam islam bukanlah hal baik terutama untuk anak.

4. Menjaga nama baik keluarga-nya dan tidak berbuat yang dapat merusak keutuhan rumah tangga

5. Mengasuh, menjaga anak anak sebagaimana ia terhadap suaminya dengan cinta yang utuh

Pertanyaan yang kedua, apa Kewajiban Anak terhadap Ibu Tiri yang sudah ditinggal ayah?
Allah berfirman dalam Al Quran:

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil”(QS Al-Isra : 23-24)

Sebagaimana disampaikan di Al-Quran maka anak tiri terhadap ibu tiri memiliki kewajiban yang sebagaimana terhadap ibu kandungnya

1. Berbuat baik, kepada kedua orang tuanya yang masih ada, hal ini termasuk ibu tiri

2. Tidak berkata kasar, melawan atau membantah perintahnya yang baik

3. Menjaga dan memelihara terutama saat sudah memasuki usia uzur (lanjut usia)

4. Mendoakan kebaikan, bukan keburukan kepada orang tua

5. Membantu kesulitan orang tua dan meringankan bebannya

Dalam hal ini tidak ada istilah anak tiri tidak bisa menerima ibu tirinya, karena jika sudah berstatus istri dari ayah nya, maka anak tetap harus menghormati, menghargai, dan berbuat baik kepada ibu tiri tersebut selayak ibu kandungnya. Tapi, kalau ibu tiri masih muda dan ingin menikah lagi dengan pria yang bisa bertanggung jawab, tidak ada hak anak untuk melarangnya.

Wallahu a’lam bis shawab

Ustadzah Answered on June 16, 2020.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.