Jangka waktu Melamar dan Menikah

Saya salah seorang mahasiswa sudah punya pikiran melamar seseorang karena saya tahu pacaran itu haram… tapi kalau melamar sekarang katanya menikahnya pun harus segera. Padahal menikah itu masih berat menurut saya untuk saat ini. Pertanyaan ustadz apakah menikah itu dalam syariat Islam wajib disegerakan setelah lamaran? Atau bukan sebuah keharusan jarak yang dekat antara melamar dan menikah? terimakasih

Sahabat Kepo Asked on April 18, 2018 in Fiqih.
Add Comment
1 Answer(s)

Wa’alaikum salam wr wb

Semoga Allah senantiasa mencurahkan lindungannya kepada ananda yang menjaga diri dari perbuatan dosa.

Khitbah atau melamar dalam islam adalah permintaan menikah pihak laki-laki kepada pihak perempuan.
Ketika seorang lelaki sholeh mempunyai niat utk menikah agar terhindar dari dosa maka ia akan merealisasikannya dengan mengkhitbah perempuan sholehah yang bisa dijadikan pendamping hidupnya dalam beribadah kepada Allah. Ketika khitbahnya di terima maka proses selanjutnya adalah menetapkan tanggal pernikahan. Tidak ada ketentuan lamanya waktu antara khitbah dan menikah. Semuanya sesuai dengan kesepakatan musyawarah antara kedua belah pihak. Namun yang perlu di ingat adalah :
1. Sebelum akad nikah, keduanya harus saling menjaga diri. Karena belum menjadi suami istri. Bahkan masih ada kemungkinan putus.
2. Rentang waktu tersebut bukan berarti pelegalan berhubungan lebih dekat untuk berpacaran, baik berjumpa atau lewat sms atau wa dan sejenisnya. Hati-hati syaitan senantiasa jeli melihat celah kelemahan masing-masing.
3. Ada baiknya menyegerakan waktu menikah. Ketika sudah berniat menikah utk beribadah maka insya Allah, Allah akan mudahkan.
Rasulullah saw mengingatkan, “Bersegeralah beramal sebelum datang berbagai fitnah laksana potongan-potongan malam yang gelap. (Saat itu) di pagi harinya seseorang beriman tetapi di sore harinya ia menjadi kafir. Di sore hari seseorang beriman tapi di pagi harinya ia kafir. Ia menjual agamannya dengan harta dunia,” (HR. Muslim dan Abu Hurairah).

Adapun jika belum mampu untuk melamar maka solusinya adalah menahan diri dengan berpuasa. Ini menjadi ajang mendekatkan diri kepada Allah juga. Seraya berdoa agar Allah mudahkan rencana menikah yg sdh di niatkan.

Ustadzah Answered on February 27, 2019.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.