Mengapa Wanita Yang Sudah Menikah Sulit Bekerja?

Mengapa wanita yang sudah menikah sulit mendapat pekerjaan? Padahal setelah menikah rezeki akan dilipatgandakan?

Asked on February 22, 2020 in Wanita.
Add Comment
2 Answer(s)

Tidak ada satu manusia pun yg allah ciptakan tanpa diberikan rezeki. Tergantung seperti apa kita memaknai rezeki, jika hanya sekedar uang atau pekerjaan, maka rezeki yg sbnrnya jauh lebih luas drpd itu. Pd konsepnya, rezeki sebuah keluarga yg sudah menikah akan Allah gabungkan tergganggu bagaimana kt berikhtiar menjemput rezeki tsb.
Lipatganda rezeki bukan semata2 kt ukur dari nominal yg kt bandingkan dengan kondisi sebelum menikah, tapi bentuk rezeki dari kesehatan, tetap mengerjakan kebaikan, usia, silaturahmi, anak, itu semua adalah rezeki, dan sering kt lupa mensyukuri hal tersebut.
Pun jk keadaan setelah menikah berkurang secara materi, ini adalah kerikil dan ujian yg Allah berikan kepada kita utk menguji kesungguhan dan kesetiaan kita dalam berumah tangga. Tetap berikhtiar dg kemampuan dan kondisi terbaik kita masing2.

Ustadzah Answered on February 22, 2020.
Add Comment

Wa’alaikumus salam wr wb

Menikah adalah ibadah dan sunnah Rasulullah saw, juga merupakan fitrah manusia. Karena ibadah maka pasti ada banyak kebaikan di dalamnya.
Termasuk di dalamnya rezeki.
firman Allah dalam surat an-Nuur ayat 32 yang berbunyi,” …jika mereka miskin, Allah Swt akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Swt Maha luas (pemberiaan-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Dalam pandangan islam kewajiban untuk mencari nafkah ada pada pundak suami. Apakah istri tidak boleh bekerja pasca menikah?. Boleh saja ketika sudah di musyawarahkan bersama suami, dengan seizin dan ridha suami. Dalam sebuah pernikahan tentu yang diingikan adalah keberkahan bukan pada banyaknya materi. Terkadang kita lupa bahwa yang namanya rezeki itu bukan hanya materi namun ada yang jauh yang lebih besar dari itu berupa keimanan, kesehatan, keluarga, sahabat, kerukunan, juga ketentraman.

Jika nanda merasakan setelah menikah rezeki jadi sulit maka telisik lagi

1. Apakah niat menikah karena ingin mendapat ridha Allah atau ingin mendapatkan kemapanan.
2. Apakah proses dalam memilih pasangan sesuai dengan syariat. Demikian juga proses pernikahannya.
3. Apakah di restui oleh orang tua.
4. Apakah hak dan kewajiban suami/istri telah dijalankan.
5. Apakah selama ini ada hak orang lain yang terzalimi.
6. Apakah harta yang selama ini di peroleh dengan cara halal.

Jangan pernah ragu terhadap rezeki yang Allah berikan. Apapun yang Allah berikan, syukuri dengan sepenuh hati. Bukankah Allah akan menambah nikmatnya bagi mereka yang pandai bersyukur.

 

Ustadzah Answered on February 22, 2020.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.